Kali ini aku bakal share dikit tentang gimana sih ngisi password yang bener kalo mau buat account apple id. Kalo yang udah pro sih gak masalah, tapi buat yg newbie kayak aku pasti bakalan stres passwordnya gak di confirm terus sama apple.
1. password kamu jumlahnya harus 8 karakter
2. usahain ada angkanya
3. usahain juga ada huruf besar dan kecilnya
Contoh: Dyy12345, Dhana404 dll
Cukup simple kan, semoga bisa membantu brader
Thursday, December 27, 2012
Mengisi password yang benar buat account Apple Id
Label:
TechnoDyyCollections
Monday, November 26, 2012
Tugas Analisis SWOT tentang diri sendiri
Strength(kekuatan):
- Sangat bertanggung jawab terhadap apa yang sudah menjadi tanggung jawab saya
- Selalu bersungguh-sungguh dalam menghadapi berbagai hal
- Pekerja keras dan mudah belajar
- Care
Weaknesses(kelemahan):
- Agak malas dengan segala sesuatu yang berhubungan dengan hitung menghitung
- Kurang teliti
- Mudah terpancing emosi
Opportunities(peluang):
- Sangat berpeluang di bidang bisnis
- Pekerjaan dibidang IT
Threats(ancaman):
- Banyak orang orang disekitar saya yang skillnya lebih hebat dari saya
- Kemalasan yang kadang berdampak pada apa yang saya kerjakan
Strategi kedepan:
Strength:
- Lebih mendalami dunia IT
- Banyak belajar lagi tentang bisnis dan menjadi entrepreneur sejati
Weakness:
- Berusaha agar tidak malas lagi
- Lebih teliti terhadap segala sesuatu yang saya kerjakan
Opportunities:
- Mencari banyak peluang untuk belajar dan memperbanyak relasi
Threats:
- Melakukan analisis didalam dunia IT dan bagaimana saingan saingan kita diluar
Label:
STIKOM
Resume KSI part 10
Businness Information Strategy
Organization Strategy:
- Visi
- Misi
- Strategi
- Peraturan
Apa itu strategi?
Kumpulan dari pernyataan yang ingin dicapai
3 Karakteristik strategi:
- Tahu akan misinya
- Menganalisa lingkungan
- Tahu detilnya
Mengapa strategi dibutuhkan?
- Untuk proaktif
- Untuk membentuk decision dan aksi independen agar semuanya dapat terorganisasi
Hubungan antara strategi dengan perencanaan:
- Strategi:
1. Mengidentifikasi hasil atau objeknya
2. Rencana lebih detil
- Perencanaan:
1. Mengetahui detil step by stepnya untuk mencapai suatu goal/hasil
2. Rencana yang lebih di terapkan atau dicurahkan dalam aksi
Elemen dari strategi sistem informasi:
- Business strategy: Dimana informasi, pengetahuan dan aplikasi portofolio akan digunakan/dibutuhkan untuk mendukung
- Information system functionality strategy: Dalam hal ini lebih detil, yaitu tentang apa saja yang dibutuhkan dalam suatu perusahaan
- IT strategy: Adalah rencana keseluruhan yang terdiri dari tujuan, prinsip-prinsip dan taktik yang berkaitan dengan penggunaan teknologi dalam organisasi tertentu
- Application portfolio: Kumpulan dari beberapa aplikasi sistem informasi
7R didalam strategi:
- Reach: Pencapaian secara global lebih baik daripada pencapaian secara lokal
- Reaction: Butuh feedback dari pelanggan dalam produk dan servisnya
- Responsiveness: Pemrosesan ide yang cepat
- Refirement: Pelanggan dapat membedakan produks yang satu dengan produk lain
- Reconfiguration: Proses bisnis harus dapat beradaptasi dengan apa yang pasar inginkan
- Redeplayment: Pelaksanaan resource/kebutuhan yang cepat untuk memenuhi kebutuhan pelanggan
- Reputation: Reputasi perusahaan tergantung kepada kepuasan pelanggan
5 model kekuatan porter dan millar:
- Daya tawar pelanggan
- Kekuatan pemasok
- Tingkat persaingan
- Ancaman pendatang baru
- Ancaman pengganti
Strategi kompetitif Porter:
- Overall cost leadership
- Differentiation
- Focus or niche
- Stuck in the middle
Analisis SWOT:
Analisis SWOT adalah metode perencanaan strategis yang digunakan untuk mengevaluasi kekuatan (strengths), kelemahan (weaknesses), peluang (opportunities), dan ancaman (threats) dalam suatu proyek atau suatu spekulasi bisnis. Keempat faktor itulah yang membentuk akronim SWOT (strengths, weaknesses, opportunities, dan threats)
Sistem informasi SWOT meliputi:
- Business application
- Technical infrastructure
- People, Organization, Culture
- Process
Infrastruktur teknologi informasi didalam organisasi:
References:
Slide presentasi dari Bu Ayuningtyas, S.Kom., M.MT., MOS
http://www.linkedin.com/skills/skill/IT_Strategy
https://www.google.co.id/search?q=infrastruktur+teknologi+dalam+organisasi&hl=en&tbo=d&source=lnms&tbm=isch&sa=X&ei=WWmzUKeXDMjlrAf8u4DoCg&ved=0CAQQ_AUoAA&biw=945&bih=499
Organization Strategy:
- Visi
- Misi
- Strategi
- Peraturan
Apa itu strategi?
Kumpulan dari pernyataan yang ingin dicapai
3 Karakteristik strategi:
- Tahu akan misinya
- Menganalisa lingkungan
- Tahu detilnya
Mengapa strategi dibutuhkan?
- Untuk proaktif
- Untuk membentuk decision dan aksi independen agar semuanya dapat terorganisasi
Hubungan antara strategi dengan perencanaan:
- Strategi:
1. Mengidentifikasi hasil atau objeknya
2. Rencana lebih detil
- Perencanaan:
1. Mengetahui detil step by stepnya untuk mencapai suatu goal/hasil
2. Rencana yang lebih di terapkan atau dicurahkan dalam aksi
Elemen dari strategi sistem informasi:
- Business strategy: Dimana informasi, pengetahuan dan aplikasi portofolio akan digunakan/dibutuhkan untuk mendukung
- Information system functionality strategy: Dalam hal ini lebih detil, yaitu tentang apa saja yang dibutuhkan dalam suatu perusahaan
- IT strategy: Adalah rencana keseluruhan yang terdiri dari tujuan, prinsip-prinsip dan taktik yang berkaitan dengan penggunaan teknologi dalam organisasi tertentu
- Application portfolio: Kumpulan dari beberapa aplikasi sistem informasi
7R didalam strategi:
- Reach: Pencapaian secara global lebih baik daripada pencapaian secara lokal
- Reaction: Butuh feedback dari pelanggan dalam produk dan servisnya
- Responsiveness: Pemrosesan ide yang cepat
- Refirement: Pelanggan dapat membedakan produks yang satu dengan produk lain
- Reconfiguration: Proses bisnis harus dapat beradaptasi dengan apa yang pasar inginkan
- Redeplayment: Pelaksanaan resource/kebutuhan yang cepat untuk memenuhi kebutuhan pelanggan
- Reputation: Reputasi perusahaan tergantung kepada kepuasan pelanggan
5 model kekuatan porter dan millar:
- Daya tawar pelanggan
- Kekuatan pemasok
- Tingkat persaingan
- Ancaman pendatang baru
- Ancaman pengganti
Strategi kompetitif Porter:
- Overall cost leadership
- Differentiation
- Focus or niche
- Stuck in the middle
Analisis SWOT:
Analisis SWOT adalah metode perencanaan strategis yang digunakan untuk mengevaluasi kekuatan (strengths), kelemahan (weaknesses), peluang (opportunities), dan ancaman (threats) dalam suatu proyek atau suatu spekulasi bisnis. Keempat faktor itulah yang membentuk akronim SWOT (strengths, weaknesses, opportunities, dan threats)
Sistem informasi SWOT meliputi:
- Business application
- Technical infrastructure
- People, Organization, Culture
- Process
Infrastruktur teknologi informasi didalam organisasi:
References:
Slide presentasi dari Bu Ayuningtyas, S.Kom., M.MT., MOS
http://www.linkedin.com/skills/skill/IT_Strategy
https://www.google.co.id/search?q=infrastruktur+teknologi+dalam+organisasi&hl=en&tbo=d&source=lnms&tbm=isch&sa=X&ei=WWmzUKeXDMjlrAf8u4DoCg&ved=0CAQQ_AUoAA&biw=945&bih=499
Label:
STIKOM
Resume KSI part 9
Management Project
Proyek:
- Aktivitas yang mempunyai awal dan akhir
Keunikan suatu proyek:
- Satu pekerjaan didesain untuk menyampaikan suatu hal yang spesifik
Apa saja yang ada didalam proyek:
- Goal(hasil)
- Objectives(tujuan)
- Task(materi)
- Limitation(batas waktu)
Hal yang dibutuhkan untuk me manage proyek:
- Proses -> Alat -> Tehnik
Lima langkah pada manajemen proyek:
1. Inisialisasi
- Problem
- Tujuan
- Keamanan
- Explore keuangan (berapa biaya yang kita keluarkan dan kita dapat apa)
2. Planning
- Identifikasi
- Identifikasi masalah penting
- Timing waktu/batas waktu
- Menuliskan detil rencana proyek
3. Execution(pelaksanaan)
4. Controlling
- Pelaporan
- Membuat bahan bahan untuk pelaporan
- Membandingkan
- Pembenaran
5. Closing
- Menginstall semua sistemnya
- Commit semua sistem sistemnya
- Bertemu dengan stakeholder
- Merelease proyek
- Mendokumenkan proyek
- Laporan terakhir
3 elemen untuk project manager:
- Time
- Quality/features
- Cost
Mengapa proyek dapat gagal:
Faktor internal
- Kegagalan tehnik(para pekerja ITnya kurang mengerti tentang sesuatu yang dibuat)
- Kegagalan data(desainnya jelek, data manajemennya jelek, prosedur penggunaannya jelek)
Faktor eksternal
- Pengguna yang tidak kompeten
- Organisasinya jelek
- Kegagalan sisi bisnis(kalah saingan dengan pebisnis lainnya)
Suatu Organisasi proyek harus mempunyai:
- Project sponsor -> Orang yang mensupport berjalannya suatu proyek
- Project manager -> Orang yang bertanggung jawab dalam suatu proyek
- Pengguna proyek -> Orang orang yang bekerja disuatu proyek
-Quality manager -> Orang yang bekerja mengecek kualitas proyeknya
- Risk manager -> Orang yang mengurusi tentang segala resiko dalam suatu proyek
Hal hal yang harus dikerjakan dalam suatu proyek(proses):
- Batasan waktu
- Rencana/jadwal
- Monitoring dan kontrol
- Dokumentasi
Work Breakdown Structure(WBS):
- Apa saja yang harus dikerjakan, batasan yang harus dikerjakan
Prince:
- Manajemen proyek harus kompatibel dengan sistem developmentnya
References:
- Slide presentasi dari Bu Ayuningtyas, S.Kom., M.MT., MOS
- Pemikiran sendiri
Proyek:
- Aktivitas yang mempunyai awal dan akhir
Keunikan suatu proyek:
- Satu pekerjaan didesain untuk menyampaikan suatu hal yang spesifik
Apa saja yang ada didalam proyek:
- Goal(hasil)
- Objectives(tujuan)
- Task(materi)
- Limitation(batas waktu)
Hal yang dibutuhkan untuk me manage proyek:
- Proses -> Alat -> Tehnik
Lima langkah pada manajemen proyek:
1. Inisialisasi
- Problem
- Tujuan
- Keamanan
- Explore keuangan (berapa biaya yang kita keluarkan dan kita dapat apa)
2. Planning
- Identifikasi
- Identifikasi masalah penting
- Timing waktu/batas waktu
- Menuliskan detil rencana proyek
3. Execution(pelaksanaan)
4. Controlling
- Pelaporan
- Membuat bahan bahan untuk pelaporan
- Membandingkan
- Pembenaran
5. Closing
- Menginstall semua sistemnya
- Commit semua sistem sistemnya
- Bertemu dengan stakeholder
- Merelease proyek
- Mendokumenkan proyek
- Laporan terakhir
3 elemen untuk project manager:
- Time
- Quality/features
- Cost
Mengapa proyek dapat gagal:
Faktor internal
- Kegagalan tehnik(para pekerja ITnya kurang mengerti tentang sesuatu yang dibuat)
- Kegagalan data(desainnya jelek, data manajemennya jelek, prosedur penggunaannya jelek)
Faktor eksternal
- Pengguna yang tidak kompeten
- Organisasinya jelek
- Kegagalan sisi bisnis(kalah saingan dengan pebisnis lainnya)
Suatu Organisasi proyek harus mempunyai:
- Project sponsor -> Orang yang mensupport berjalannya suatu proyek
- Project manager -> Orang yang bertanggung jawab dalam suatu proyek
- Pengguna proyek -> Orang orang yang bekerja disuatu proyek
-Quality manager -> Orang yang bekerja mengecek kualitas proyeknya
- Risk manager -> Orang yang mengurusi tentang segala resiko dalam suatu proyek
Hal hal yang harus dikerjakan dalam suatu proyek(proses):
- Batasan waktu
- Rencana/jadwal
- Monitoring dan kontrol
- Dokumentasi
Work Breakdown Structure(WBS):
- Apa saja yang harus dikerjakan, batasan yang harus dikerjakan
Prince:
- Manajemen proyek harus kompatibel dengan sistem developmentnya
References:
- Slide presentasi dari Bu Ayuningtyas, S.Kom., M.MT., MOS
- Pemikiran sendiri
Label:
STIKOM
Resume KSI part 8
Developing Business/It Solutions
Developing Business/IT Solutions:A subset of the fields of Business and commerce, business development comprises a number of tasks and processes generally aiming at developing and implementing growth opportunities.
Systems Analysis and Design (SAD)
• Overall process by which IS are designed and implemented within organizations
• The process of completing an IS project is known as systems analysis and design (SAD).
• Any SAD project involves four essential ingredients:
– People - Methodology - Management - Tools
• Two most common approaches to Systems Analysis and Design
← Object-oriented analysis and design
← Systems Development Life Cycle
Systems Investigation Stage
The Investigation Phase begins the preliminary study of the proposed information system solution to meet the e-business needs. Its focus is to seek to answer the questions:
What are our opportunities?
What are our business priorities?
How can information technologies provide information systems solutions that can be used to address theses needs?
Because the process of application development can be costly both in time and resources, the system investigation phase begins with a Feasibility Study. The goal of feasibility studies is to evaluate alternative systems and to propose the most feasible and desirable systems.
Organizational Feasibility: This focuses on how well a proposed information system supports the objectives of the organization.
– Specific features and interface requirements of the system defined
Technical Feasibility: This ascertains whether reliable hardware and software capable of meeting the needs of the proposed system can be acquired or developed by the business in the required time.
– Ensures hardware and software exist to build the system - Hardware – Software - Network
Operational Feasibility: This refers to the willingness and ability of the management, employees, customers, suppliers, and so on.
Artificial intelligence (AI)
Is the intelligence of machines and the branch of computer science that aims to create it .
AI jobs:
- Cognitive Science Applications (Expert Systems)
- Robotics Applications (Visual Perception)
- Natural Interface Applications (International Languanges)
How to make a software:
- Analyze problem
- Make an optional
- Requirement
- Make a desain
- Implementation
References:
http://en.wikipedia.org/wiki/Artificial_intelligence
http://www.termpaperwarehouse.com/essay-on/Developing-Business-It-Solutions/86579
http://gl145.blogspot.com/2012/01/knowledge-management-system-developing.html
http://en.wikipedia.org/wiki/Business_development
Label:
STIKOM
Wednesday, October 17, 2012
sTIfest'12
STIKOM SURABAYA PRESENT:
sTIfest 2012
Bagi kamu yg ngaku muda, beda dan berbahaya. Khususnya buat kamu yang masih SMA,SMK, MA atau sederajat. Ikuti kompetisi antar SMA se Surabaya di sTIfest. Ada banyak banget kompetisi, antara lain Basketball competition, Dance competition, Band competition, Blog competition, Photography competition dan masih banyak lagi. Selain itu, bagi kamu kamu yang pengen ngembangin bakat di bidang bisnis dan lain lain, kita punya beberapa seminar yang bisa bangun minat kamu lebih jauh lagi. Kita punya seminar "Yang Muda Yang Berprestasi", "Membangun Bisnis Modal Dengkul?", "How to Make Good Packaging", "Wanna be a Secretary?" dan masih banyak lagi yang lain. Selain ada banyak kompetisi dan seminar, disini kita juga punya banyak stan. Kayak stan makanan Indonesia, stan game bagi kamu yang gamers sejati, stan IT dan lain lain. Pokoknya sih kalo menurut aku nggak rugi lah kalo kamu dateng kesini. Untuk pendaftaran, persyaratan dan info lebih lanjut bisa langsung klik aja website kita di http://stifest.stikom.edu
Label:
STIKOM
Monday, October 15, 2012
Tugas KSI pertemuan 6
Planning
Perencanaan dalam SCM tidak lain
merupakan kegiatan untuk menetapkan tujuan yang akan dicapai beserta cara-cara
untuk mencapai tujuan tersebut. Sebagaimana disampaikan oleh Louise E. Boone
dan David L. Kurtz (1984) bahwa:planning may be defined as the proses by which
manager set objective, asses the future, and develop course of action designed
to accomplish these objective.Sedangkan T. Hani Handoko (1995) mengemukakan
bahwa : “ Perencanaan (planning) adalah pemilihan atau penetapan tujuan
organisasi dan penentuan strategi, kebijaksanaan, proyek, program, prosedur,
metode, sistem, anggaran dan standar yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan.
Pembuatan keputusan banyak terlibat dalam fungsi ini.”
Produksi
Produksi adalah merupakan
keseluruhan dari proses produksi barang dan jasa pada perusahaan yang meliputi
pencarian ide, perencanaan deain teknis dan juga pengerjaan.
a.
Perencanaan
produksi
Perencanaan
produksi (Production Planning) adalah salah satu dari berbagai macam bentuk
perencanaan yaitu suatu kegiatan pendahuluan atas proses produksi yang akan
dilaksanakan dalam usaha mencapai tujuan yang diinginkan perusahaan.
b.
Realisasi
produksi
Realisasi produksi
adalah bagaimana suatu perusahaan mengenalkan atau memasarkan produknya ke para
konsumen.
Distribusi
Distribusi merupakan kegiatan
ekonomi yang menjembatani kegiatan produksi dan konsumsi. Berkat distribusi
barang dan jasa dapat sampai ke tangan konsumen. Dengan demikian kegunaan dari
barang dan jasa akan lebih meningkat setelah dapat dikonsumsi.
a.
Permintaan
distribusi
Didalam proses
distribusi, kita pasti akan mendapatkan target permintaan dari konsumen. Jadi permintaan
distribusi sendiri adalah permintaan suatu produk, atau apa saja yang
diinginkan konsumen kepada perusahaan kita.
b.
Jadwal
pengiriman
Contohnya adalah.
Dalam proses distribusi, kita pasti dibatasi oleh waktu. Dan kita harus sangat
tepat waktu untuk memenuhi permintaan para konsumen.
Supplier
Supplier adalah seseorang yang
menjalankan usaha menyalurkan atau memasarkan sesuatu barang (produk) tertentu
dalam jangka waktu tertentu.
Warehouse
Warehouse adalah koleksi data yang mempunyai
sifat berorientasi subjek,terintegrasi,time-variant, dan bersifat tetap dari
koleksi data dalam mendukung proses pengambilan keputusan management.
Persediaan produk jadi
·
Pencatatan
harga pokok produk jadi dilakukan dengan mendebit rekening Persediaan Produk
Jadi dan mengkredit rekening Barang Dalam Proses. Di samping itu, kartu gudang
yang diselenggarakan di fungsi gudang diisi dengan tambahan kuantitas
persediaan produk jadi yang disimpan di gudang.
·
Tambahan
produk jadi yang dikirim oleh fungsi produksi ke fungsi gudang dicatat oleh
Bagian Gudang di dalam kartu gudang berdasarkan laporan produk selesai yang
diterima oleh Bagian Gudang dari Bagian Produksi.
Customer
Seseorang atau sebuah organisasi yang membeli
sesuatu dari sebuah toko atau bisnis.
a.
Ketersediaan produk harga promosi
Seorang customer selalu menginginkan barang bagus tapi
harga murah. Oleh karena itu ketersediaan produk harga promosi dimaksudkan
kepada customer untuk menjaring customer agar lebih banyak membeli produk di
suatu perusahaan atau untuk menjalin hubungan baik antara customer dengan
perusahaan.
b.
Permintaan
Customer kadang jika mereka telah cocok untuk menggunakan
suatu produk tyertentu, maka mereka akan menunggu-nunggu atau menginginkan
produk agar dapat dimilikinya.
Procurement
Adalah proses akuisisi yang dilakukan oleh pemerintah
dan institusi publik untuk mendapatkan barang (goods), bangunan
(works), dan jasa (services) secara transparan, efektif, dan efisien
sesuai dengan kebutuhan dan keinginan penggunanya. Dalam hal ini,
pengguna bisa individu (pejabat), unit organisasi (dinas, fakultas,
dsb), atau kelompok masyarakat luas.
Marketing
Menjelaskan
bahwa pemasaran(marketing) adalah usaha yang terpadu untuk merencanakan
strategi yang diarahkan pada usaha pemuasan kebutuhan dan keinginan pembeli,
guna mendapatkan penjualan yang menghasilkan laba.
Financial
Suatu sistem keuangan dengan intermediasi
keuangan yang efektif dimana lembaga, pasar, dan infrastruktur yang mampu
memfasilitasi aliran dana antara penabung dan debitur sehingga mendukung
pertumbuhan ekonomi.
a.
Budget
Budget atau Keuangan yang tersedia sangat
penting sekali dalam suatu urusan financial perusahaan. Karena jika budget
dalam perusahaan tidak sesuai dengan permintaan maka perusahaan akan mengalami collapse
b.
Purchase Order Requisition
Di dalam
Purchase Order harus memuat dengan jelas jenis barang yang kita pesan, jumlah
yang kita pesan, spesifikasi/permintaan khusus bila ada, tanggal pengiriman,
serta yang tidak kalah pentingnya adalah harus mencantumkan nomer PO.
References:
Label:
STIKOM
Saturday, September 29, 2012
Resume KSI part 3
Sistem Informasi
Komponen Sistem Informasi
3 bagian utama teknologi :
Besar kecilnya organisasi :
Peran Informasi bukan sekedar alat untuk mengembangkan efektifitas maupun efisiensi, melainkan juga sebagai alat langsung di dalam berkompetisi dengan para saingan-saingannya.
Parker (15) memperinci keuntungan dari adanya suatu sistem informasi manajemen yang baik bagi suatu perusahaan ialah:
- Operational efficiency
- Functional effectiveness
- Better service
- Product creation and improvement
- Altering the basis of competition
- Spotting and taking advantage of opportunities
- Client lock in
- Competitor lock-out
Gelombang globalisasi yang terjadi pada masa sekarang mengakibatkan perubahan-perubahan didunia yang sedemikian cepat. Baik dibidang ekonomi, politik bahkan disegala bidang.
Pengembangan suatu Sistem Informasi Manajemen yang baik adalah merupakan kebutuhan yang tak dapat ditawar bagi kelangsungan hidup organisasi.
Organisasi bisa hidup : Sistem Informasi Manajemen yang dapat memberikan informasi dengan cepat, akurat dan andal (terkomputerisasi) – feasible
Siklus Hidup Sistem:
• adalah proses evolusiaoner yang diikuti dalam menerapkan sistem atau subsistem informasi berbasis komputer
• terdiri dari serangkaian tugas yang erat yang mengikuti langkah-langkah pendekatan sistem
• berpola teratur dan dilakukan secara top down
Tahapan Siklus Hidup Sistem
a. siklus hidup pengembangan sistem
- perencanaan
- analisis
- rancangan
- penerapan
b. tahap penggunaan system
Metodologi siklus system:
Menyediakan perangkat yang dapat dipergunakan sepanjang siklus hidup sistem. Terdiri dari antara lain :
• planning toolset : menghasilkan subject area diagram yang mengidentifikasi area utama bisnis
• analisys toolset : mengidentifikasi data yang diperlukan oleh tiap subject area atau memproses model
• design toolset : mendukung kegiatan prototiping dan perancangan layar
Competer Aided Software Engineering (CASE)
Merupakan kategori perangkat lunak yang bertujuan mengalihkan sebagian beban kerja pengembangan sistem dari manusia ke mesin.
Tingkatan CASE
1. Peralatan Case tingkat atas : digunakan eksekutif perusahaan untuk membuat perencanaan strategis
2. Peralatan Case tingkat menengah : digunakan dalam tahap analisis dan rancangan untuk mendokumentasikan proses dan data dari sistem yang lama atau baru
3. Peralatan Case tingkat bawah : digunakan untuk penerapan dan penggunaan untuk membantu programmer mengembangkan menguji dan menjaga kode
4. Peralatan Case terintegrasi : mencakup kombinasi dari semua tingkatan CASE
Kegiatan pengambilan keputusan berkaitan CASE:
• Intelegen : mengamati lingkungan mendari kondisi yang perlu diperbaiki
• Merancang : menemukan, mengembangkan dan menganalisa alternatif yang mungkin
• Memilih rangkaian tindakan tertentu yang ada
• Menilai pilihan-pilihan yang lalu
Struktur permasalahan:
• masalah terstruktur : memiliki struktur pada tahapan intelejen, merancang, dan menilai
• masalah tak terstruktur : tidak memiliki struktur tahapan di atas
• masalah semi terstruktur : hanya memiliki satu atau dua tahapan di atas
Decission Suport System:
• membantu manajer untuk membuat keputusan pemecahan masalah semi terstruktur
• mendukung penilaian manajer bukan menggantikannya
• meningkatkan efektifitas pengambilan keputusan manajer dari efisiensinya
Sistem Pakar:
Adalah kegiatan menyediakan mesin seperti komputer dengan kemampuan untuk menampilkan perilaku yang dianggap cerdas jika diamati pada manusia
Perbedaan DSS dan Sistem Pakar
• DSS hanya routines yang mencerminkan cara yang diyakini manajer untuk memecahkan masalah seperti gaya dan kemampuan manajer, Sistem Pakar menawarkan membuat keputusan melebihi kemampuan manajer
• Sistem Pakar mampu menjelaskan alur penalaran dalam suatu pemecahan tertentu, sehingga kadang penjelasan mengenai pemecahan lebih berharga dari pemecahannya.
References:
http://trifergaprassetyosim.blogspot.com/2009/11/contoh-jenis-level-manajemen.html
http://materionline7tw.blogspot.com/2012/04/apa-itu-data-mining.html
Suatu sistem didalam
suatu organisasi yang merupakan kombinasi dari orang-orang, fasilitas, media,
prosedur-prosedur dan pengendalian yang ditujukan untuk mendapatkan jalur
komunikasi penting, memproses tipe transaksi rutin tertentu, memberi sinyal
kepada manajemen dan yang lannya terhadap kejadian-kejadian internal dan
eksternal yang penting dan menyediakan suatu dasar informasi untuk pengambilan
keputusan yang cerdik.
Komponen Sistem Informasi
Blok bangunan (building block) : Blok masukan (input block),
Blok model (Model block), blok keluaran (output block), Blok teknologi
(technology block), blok basis data (databse block), blok kontrol (control
block)
Blok Masukan : input (metode2x & media) mewakili data yang masuk ke dalam sistem informasi
Blok Model : kombinasi prosedur, logika dan model matematis yg akan memanipulasi data input dan data tersimpan di basis data dgn cara yg sudah tertentu utk hasilkan keluaran yg diinginkan.
Blok keluaran : Produk dari sistem informasi adalah keluaran bentuk informasi yg berkualitas dan dokumentasi yg berguna utk semua tingkatan manajemen serta semua pemakai sistem.
Teknologi : kotak alat-toolbox dari pekerjaan sistem informasi, sebagai penerima input, menjalankan model, menyimpan dan mengakses data, menghasilkan dan mengirimkan keluaran dan membantu pengendalian daru sistem keseluruhan.
Blok Masukan : input (metode2x & media) mewakili data yang masuk ke dalam sistem informasi
Blok Model : kombinasi prosedur, logika dan model matematis yg akan memanipulasi data input dan data tersimpan di basis data dgn cara yg sudah tertentu utk hasilkan keluaran yg diinginkan.
Blok keluaran : Produk dari sistem informasi adalah keluaran bentuk informasi yg berkualitas dan dokumentasi yg berguna utk semua tingkatan manajemen serta semua pemakai sistem.
Teknologi : kotak alat-toolbox dari pekerjaan sistem informasi, sebagai penerima input, menjalankan model, menyimpan dan mengakses data, menghasilkan dan mengirimkan keluaran dan membantu pengendalian daru sistem keseluruhan.
3 bagian utama teknologi :
Teknisi (humanware /
brainware), perangkat lunak (software), perangkat keras (hardware)
Blok Model : guna memproses model dibutuhkan alat yang disebut CPU (central Processing Unit). Blok keluaran : alat2x menapilkan hasil pengolahan (printer, monitor, plotter), blok dasar data : teknologi disket, hardisk, magnetic tape, optical disk (utk menyimpan data guna keperluan proses lebih lanjut)
Basis data : kumpulan dari data yang saling berhubungan satu dengan yang lainnya, tersimpan diperangkat keras komputer dan digunakan perangkat lunak untuk memanipulasinya. Data dalam basis data perlu diorganisasikan (DBMS) sedemikian rupa supaya informasi yg dihasilkan berkualitas.
Sistem informasi perlu pengendalian2x didalamnya, banyak hal yg dapat merusak sistem informasi (bencana alam, api, temperatur, debu kegagalan sistem dll….
Blok Model : guna memproses model dibutuhkan alat yang disebut CPU (central Processing Unit). Blok keluaran : alat2x menapilkan hasil pengolahan (printer, monitor, plotter), blok dasar data : teknologi disket, hardisk, magnetic tape, optical disk (utk menyimpan data guna keperluan proses lebih lanjut)
Basis data : kumpulan dari data yang saling berhubungan satu dengan yang lainnya, tersimpan diperangkat keras komputer dan digunakan perangkat lunak untuk memanipulasinya. Data dalam basis data perlu diorganisasikan (DBMS) sedemikian rupa supaya informasi yg dihasilkan berkualitas.
Sistem informasi perlu pengendalian2x didalamnya, banyak hal yg dapat merusak sistem informasi (bencana alam, api, temperatur, debu kegagalan sistem dll….
Sistem Informasi Manajemen
Pengertian SIM :
Suatu sistem berbasis komputer yang menyediakan informasi bagi beberapa pemakai dengan kebutuhan yang serupa
Sumber Daya Organisasi :
.Sumber Daya Fisik (memiliki wujud)
-Manusia
-Material
-Mesin
-Uang
b.Sumber Daya Konseptual (memiliki nilai dari yang diwakili)
- Informasi
PemakaiSIM
a.Manajer
b.Non-Manajer
c. Orang/Organisasi dalam lingkungan perusahaan
Semakin tinggi tingkatan manajemen, maka sifat keputusan-keputusan yang harus diambil semakin takterstruktur, semakin rendah tingkatan manajemen maka sifat keputusan yang harus diambil juga
Suatu sistem berbasis komputer yang menyediakan informasi bagi beberapa pemakai dengan kebutuhan yang serupa
Sumber Daya Organisasi :
.Sumber Daya Fisik (memiliki wujud)
-Manusia
-Material
-Mesin
-Uang
b.Sumber Daya Konseptual (memiliki nilai dari yang diwakili)
- Informasi
PemakaiSIM
a.Manajer
b.Non-Manajer
c. Orang/Organisasi dalam lingkungan perusahaan
Semakin tinggi tingkatan manajemen, maka sifat keputusan-keputusan yang harus diambil semakin takterstruktur, semakin rendah tingkatan manajemen maka sifat keputusan yang harus diambil juga
semakin terstruktur.
Management Information Systems :
merupakan penerapan sistem
informasi di dalam organisasi untuk mendukung informasi-informasi yg dibutuhkan
oleh semua tingkatan manajemen.
“kumpulan dari interaksi sistem-sistem informasi yang bertanggung jawab mengumpulkan dan mengolah data untuk menyediakan informasi yang berguna untuk semua tingkatan manajemen di dalam kegiatan pelaksanaan dan pengendalian.
SIM selalu berhubungan dgn pengolahan informasi yg didasarkan pada komputer – computer-based information processing
“kumpulan dari interaksi sistem-sistem informasi yang bertanggung jawab mengumpulkan dan mengolah data untuk menyediakan informasi yang berguna untuk semua tingkatan manajemen di dalam kegiatan pelaksanaan dan pengendalian.
SIM selalu berhubungan dgn pengolahan informasi yg didasarkan pada komputer – computer-based information processing
Besar kecilnya organisasi :
1.Sistem informasi akuntansi
(accounting information systems) menyediakan informasi dari transaksi keuangan
2. Sistem informasi pemasaran
Semua sistem-sistem informasi tersebut dimaksudkan untuk memberikan informasi kepada semua tingkatan manajemen :
1. Manajemen tingkat bawah – lower level management
2. Manajemen tingkat menengah – middle level management
3. Manajemen tingkat atas – top level management
2. Sistem informasi pemasaran
Semua sistem-sistem informasi tersebut dimaksudkan untuk memberikan informasi kepada semua tingkatan manajemen :
1. Manajemen tingkat bawah – lower level management
2. Manajemen tingkat menengah – middle level management
3. Manajemen tingkat atas – top level management
Didalam suatu organisasi, Sistem
Informasi Manajemen dipergunakan pada
tiga tingkatan manajemen :
1.Manajemen tingkat bawah, Sistem Informasi Manajemen dipergunakan untuk keperluan pengendalian operasional (“operational control”). Pada tingkatan ini SIM (Sistem Informasi Manajemen) dipergunakan dengan tujuan untuk penghematan disegala bidang yang mungkin untuk dilakukan. Misalnya pencetakan rekening listrik oleh PLN. Penerapan SIM dalam hal ini akan menghasilkan penghematan baik waktu maupun tenaga kerja.
2. Tingkatan manajemen menengah, penerapan SIM dipergunakan untuk keperluan pengendalian manajemen (“management control”). Tugas seorang manajer menengah ialah mengelola semua sumberdaya milik organisasi agar benar-benar dipergunakan untuk mencapai tujuan yang sudah ditetapkan oleh manajemen puncak oleh semua personilnya secara efektif dan efisien. Untuk dapat melaksanakan tugas seperti ini manajer harus mempunyai segala macam informasi tentang segala kegiatan organis-
asi dalam operasinya sehari-hari. Dalam hal inilah SIM dapat berperanan secara nyata untuk membantu manajer. Hal ini disebabkan karena komputer mempunyai kemampuan untuk menyimpan sejumlah besar data dengan mudah, dan menggali informasi yang terkandung didalamnya secara cepat.
3. Manajemen tingkat puncak, yang tugas utamanya adalah untuk membuat perencanaan
strategis (” strategic planning”) bagi organisasi, SIM dapat dikembangkan menjadi apa yang disebut dengan istilah Sistem Pendukung Pengambilan Keputusan (“Decision Support System“ – DSS).
tiga tingkatan manajemen :
1.Manajemen tingkat bawah, Sistem Informasi Manajemen dipergunakan untuk keperluan pengendalian operasional (“operational control”). Pada tingkatan ini SIM (Sistem Informasi Manajemen) dipergunakan dengan tujuan untuk penghematan disegala bidang yang mungkin untuk dilakukan. Misalnya pencetakan rekening listrik oleh PLN. Penerapan SIM dalam hal ini akan menghasilkan penghematan baik waktu maupun tenaga kerja.
2. Tingkatan manajemen menengah, penerapan SIM dipergunakan untuk keperluan pengendalian manajemen (“management control”). Tugas seorang manajer menengah ialah mengelola semua sumberdaya milik organisasi agar benar-benar dipergunakan untuk mencapai tujuan yang sudah ditetapkan oleh manajemen puncak oleh semua personilnya secara efektif dan efisien. Untuk dapat melaksanakan tugas seperti ini manajer harus mempunyai segala macam informasi tentang segala kegiatan organis-
asi dalam operasinya sehari-hari. Dalam hal inilah SIM dapat berperanan secara nyata untuk membantu manajer. Hal ini disebabkan karena komputer mempunyai kemampuan untuk menyimpan sejumlah besar data dengan mudah, dan menggali informasi yang terkandung didalamnya secara cepat.
3. Manajemen tingkat puncak, yang tugas utamanya adalah untuk membuat perencanaan
strategis (” strategic planning”) bagi organisasi, SIM dapat dikembangkan menjadi apa yang disebut dengan istilah Sistem Pendukung Pengambilan Keputusan (“Decision Support System“ – DSS).
Kegiatan manajemen:
1. Perencanaan strategi (strategic planning), merupakan kegiatan manajemen tingkat atas
2. Pengendalian manajemen (management control) merupakan kegiatan manajemen tingkat menengah
3. Pengendalian operasi (operational control) merupakan kegiatan manajemen tingkat bawah
Perencanaan strategi : proses evaluasi lingkungan luar organisasi, penerapan tujuan (goal) organisasi, dan penerapan strategi-strategi.
4. Proses evaluasi lingkungan luar organisasi : selalu berupa konstan berupa kesempatan pasar, teknologi, tekanan politik, sosial dll. Top Level Management harus pandai mengevaluasi, tanggap tekanan luar dll
5. Penetapan tujuan : apa yang INGIN dicapai organisasi…?
6. Penentuan strategi : Manajemen tk atas menentukan tindakan yg hrs dilakukan oleh organisasi dgn maksud utk mencapai tujuan2xnya.
1. Perencanaan strategi (strategic planning), merupakan kegiatan manajemen tingkat atas
2. Pengendalian manajemen (management control) merupakan kegiatan manajemen tingkat menengah
3. Pengendalian operasi (operational control) merupakan kegiatan manajemen tingkat bawah
Perencanaan strategi : proses evaluasi lingkungan luar organisasi, penerapan tujuan (goal) organisasi, dan penerapan strategi-strategi.
4. Proses evaluasi lingkungan luar organisasi : selalu berupa konstan berupa kesempatan pasar, teknologi, tekanan politik, sosial dll. Top Level Management harus pandai mengevaluasi, tanggap tekanan luar dll
5. Penetapan tujuan : apa yang INGIN dicapai organisasi…?
6. Penentuan strategi : Manajemen tk atas menentukan tindakan yg hrs dilakukan oleh organisasi dgn maksud utk mencapai tujuan2xnya.
Organisasi Sistem Informasi:
Sistem informasi di dalam suatu organisasi berada didalam suatu departemen tersendiri, departemen sistem informasi/departemen pengolahan elektronik (Electronic Data Processing) – Manajer SI / controller
- Manajer kantor (office manager), bendaharawan (treasurer), asisten bendaharawan (assistant treasure), sekretaris (secretary) manajer perencanaan / pengendalian (manger of planning and controls) direktur keuangan (vice-president finance)
Sistem informasi di dalam suatu organisasi berada didalam suatu departemen tersendiri, departemen sistem informasi/departemen pengolahan elektronik (Electronic Data Processing) – Manajer SI / controller
- Manajer kantor (office manager), bendaharawan (treasurer), asisten bendaharawan (assistant treasure), sekretaris (secretary) manajer perencanaan / pengendalian (manger of planning and controls) direktur keuangan (vice-president finance)
Informasi :
- Kebutuhan pokok bagi suatu organisasi
- Di ibaratkan sebagai darah yang mengaliri tubuh organisasi
- membawa segala kebutuhan bagi berlangsungnya kehidupan organisasi
- Kebutuhan pokok bagi suatu organisasi
- Di ibaratkan sebagai darah yang mengaliri tubuh organisasi
- membawa segala kebutuhan bagi berlangsungnya kehidupan organisasi
Peran Informasi bukan sekedar alat untuk mengembangkan efektifitas maupun efisiensi, melainkan juga sebagai alat langsung di dalam berkompetisi dengan para saingan-saingannya.
Parker (15) memperinci keuntungan dari adanya suatu sistem informasi manajemen yang baik bagi suatu perusahaan ialah:
- Operational efficiency
- Functional effectiveness
- Better service
- Product creation and improvement
- Altering the basis of competition
- Spotting and taking advantage of opportunities
- Client lock in
- Competitor lock-out
Gelombang globalisasi yang terjadi pada masa sekarang mengakibatkan perubahan-perubahan didunia yang sedemikian cepat. Baik dibidang ekonomi, politik bahkan disegala bidang.
Pengembangan suatu Sistem Informasi Manajemen yang baik adalah merupakan kebutuhan yang tak dapat ditawar bagi kelangsungan hidup organisasi.
Organisasi bisa hidup : Sistem Informasi Manajemen yang dapat memberikan informasi dengan cepat, akurat dan andal (terkomputerisasi) – feasible
Siklus Hidup Sistem:
• adalah proses evolusiaoner yang diikuti dalam menerapkan sistem atau subsistem informasi berbasis komputer
• terdiri dari serangkaian tugas yang erat yang mengikuti langkah-langkah pendekatan sistem
• berpola teratur dan dilakukan secara top down
Tahapan Siklus Hidup Sistem
a. siklus hidup pengembangan sistem
- perencanaan
- analisis
- rancangan
- penerapan
b. tahap penggunaan system
Metodologi siklus system:
Menyediakan perangkat yang dapat dipergunakan sepanjang siklus hidup sistem. Terdiri dari antara lain :
• planning toolset : menghasilkan subject area diagram yang mengidentifikasi area utama bisnis
• analisys toolset : mengidentifikasi data yang diperlukan oleh tiap subject area atau memproses model
• design toolset : mendukung kegiatan prototiping dan perancangan layar
Competer Aided Software Engineering (CASE)
Merupakan kategori perangkat lunak yang bertujuan mengalihkan sebagian beban kerja pengembangan sistem dari manusia ke mesin.
Tingkatan CASE
1. Peralatan Case tingkat atas : digunakan eksekutif perusahaan untuk membuat perencanaan strategis
2. Peralatan Case tingkat menengah : digunakan dalam tahap analisis dan rancangan untuk mendokumentasikan proses dan data dari sistem yang lama atau baru
3. Peralatan Case tingkat bawah : digunakan untuk penerapan dan penggunaan untuk membantu programmer mengembangkan menguji dan menjaga kode
4. Peralatan Case terintegrasi : mencakup kombinasi dari semua tingkatan CASE
Kegiatan pengambilan keputusan berkaitan CASE:
• Intelegen : mengamati lingkungan mendari kondisi yang perlu diperbaiki
• Merancang : menemukan, mengembangkan dan menganalisa alternatif yang mungkin
• Memilih rangkaian tindakan tertentu yang ada
• Menilai pilihan-pilihan yang lalu
Struktur permasalahan:
• masalah terstruktur : memiliki struktur pada tahapan intelejen, merancang, dan menilai
• masalah tak terstruktur : tidak memiliki struktur tahapan di atas
• masalah semi terstruktur : hanya memiliki satu atau dua tahapan di atas
Decission Suport System:
• membantu manajer untuk membuat keputusan pemecahan masalah semi terstruktur
• mendukung penilaian manajer bukan menggantikannya
• meningkatkan efektifitas pengambilan keputusan manajer dari efisiensinya
Sistem Pakar:
Adalah kegiatan menyediakan mesin seperti komputer dengan kemampuan untuk menampilkan perilaku yang dianggap cerdas jika diamati pada manusia
Perbedaan DSS dan Sistem Pakar
• DSS hanya routines yang mencerminkan cara yang diyakini manajer untuk memecahkan masalah seperti gaya dan kemampuan manajer, Sistem Pakar menawarkan membuat keputusan melebihi kemampuan manajer
• Sistem Pakar mampu menjelaskan alur penalaran dalam suatu pemecahan tertentu, sehingga kadang penjelasan mengenai pemecahan lebih berharga dari pemecahannya.
References:
http://trifergaprassetyosim.blogspot.com/2009/11/contoh-jenis-level-manajemen.html
http://materionline7tw.blogspot.com/2012/04/apa-itu-data-mining.html
Label:
STIKOM
Subscribe to:
Comments (Atom)

