a href="http://www.fodey.com/generators/animated/ninjatext.asp">

Saturday, September 29, 2012

Resume KSI part 3

Sistem Informasi


Suatu sistem didalam suatu organisasi yang merupakan kombinasi dari orang-orang, fasilitas, media, prosedur-prosedur dan pengendalian yang ditujukan untuk mendapatkan jalur komunikasi penting, memproses tipe transaksi rutin tertentu, memberi sinyal kepada manajemen dan yang lannya terhadap kejadian-kejadian internal dan eksternal yang penting dan menyediakan suatu dasar informasi untuk pengambilan keputusan yang cerdik.


Komponen Sistem Informasi
Blok bangunan (building block) : Blok masukan (input block), Blok model (Model block), blok keluaran (output block), Blok teknologi (technology block), blok basis data (databse block), blok kontrol (control block)
Blok Masukan : input (metode2x & media) mewakili data yang masuk ke dalam sistem informasi
Blok Model : kombinasi prosedur, logika dan model matematis yg akan memanipulasi data input dan data tersimpan di basis data dgn cara yg sudah tertentu utk hasilkan keluaran yg diinginkan.
Blok keluaran : Produk dari sistem informasi adalah keluaran bentuk informasi yg berkualitas dan dokumentasi yg berguna utk semua tingkatan manajemen serta semua pemakai sistem.
Teknologi : kotak alat-toolbox dari pekerjaan sistem informasi, sebagai penerima input, menjalankan model, menyimpan dan mengakses data, menghasilkan dan mengirimkan keluaran dan membantu pengendalian daru sistem keseluruhan.

3 bagian utama teknologi :
Teknisi (humanware / brainware), perangkat lunak (software), perangkat keras (hardware)
Blok Model : guna memproses model dibutuhkan alat yang disebut CPU (central Processing Unit). Blok keluaran : alat2x menapilkan hasil pengolahan (printer, monitor, plotter), blok dasar data : teknologi disket, hardisk, magnetic tape, optical disk (utk menyimpan data guna keperluan proses lebih lanjut)
Basis data : kumpulan dari data yang saling berhubungan satu dengan yang lainnya, tersimpan diperangkat keras komputer dan digunakan perangkat lunak untuk memanipulasinya. Data dalam basis data perlu diorganisasikan (DBMS) sedemikian rupa supaya informasi yg dihasilkan berkualitas.
Sistem informasi perlu pengendalian2x didalamnya, banyak hal yg dapat merusak sistem informasi (bencana alam, api, temperatur, debu kegagalan sistem dll….

Sistem Informasi Manajemen
Pengertian SIM :
Suatu sistem berbasis komputer yang menyediakan informasi bagi beberapa pemakai dengan kebutuhan yang serupa
Sumber Daya Organisasi :
.Sumber Daya Fisik (memiliki wujud)
-Manusia
-Material
-Mesin
-Uang
b.Sumber Daya Konseptual (memiliki nilai dari yang diwakili)
- Informasi
PemakaiSIM
a.Manajer
b.Non-Manajer
c. Orang/Organisasi dalam lingkungan perusahaan
Semakin tinggi tingkatan manajemen, maka sifat keputusan-keputusan yang harus diambil semakin takterstruktur, semakin rendah tingkatan manajemen maka sifat keputusan yang harus diambil juga
semakin terstruktur.

Management Information Systems :
merupakan penerapan sistem informasi di dalam organisasi untuk mendukung informasi-informasi yg dibutuhkan oleh semua tingkatan manajemen.
“kumpulan dari interaksi sistem-sistem informasi yang bertanggung jawab mengumpulkan dan mengolah data untuk menyediakan informasi yang berguna untuk semua tingkatan manajemen di dalam kegiatan pelaksanaan dan pengendalian.
SIM selalu berhubungan dgn pengolahan informasi yg didasarkan pada komputer – computer-based information processing

Besar kecilnya organisasi :
1.Sistem informasi akuntansi (accounting information systems) menyediakan informasi dari transaksi keuangan
2. Sistem informasi pemasaran
Semua sistem-sistem informasi tersebut dimaksudkan untuk memberikan informasi kepada semua tingkatan manajemen :
1. Manajemen tingkat bawah – lower level management
2. Manajemen tingkat menengah – middle level management
3. Manajemen tingkat atas – top level management

Didalam suatu organisasi, Sistem Informasi Manajemen dipergunakan pada
tiga tingkatan manajemen :
1.Manajemen tingkat bawah
, Sistem Informasi Manajemen dipergunakan untuk keperluan pengendalian operasional (“operational control”). Pada tingkatan ini SIM (Sistem Informasi Manajemen) dipergunakan dengan tujuan untuk penghematan disegala bidang yang mungkin untuk dilakukan. Misalnya pencetakan rekening listrik oleh PLN. Penerapan SIM dalam hal ini akan menghasilkan penghematan baik waktu maupun tenaga kerja.
2. Tingkatan manajemen menengah, penerapan SIM dipergunakan untuk keperluan pengendalian manajemen (“management control”). Tugas seorang manajer menengah ialah mengelola semua sumberdaya milik organisasi agar benar-benar dipergunakan untuk mencapai tujuan yang sudah ditetapkan oleh manajemen puncak oleh semua personilnya secara efektif dan efisien. Untuk dapat melaksanakan tugas seperti ini manajer harus mempunyai segala macam informasi tentang segala kegiatan organis-
asi dalam operasinya sehari-hari. Dalam hal inilah SIM dapat berperanan secara nyata untuk membantu manajer. Hal ini disebabkan karena komputer mempunyai kemampuan untuk menyimpan sejumlah besar data dengan mudah, dan menggali informasi yang terkandung didalamnya secara cepat.
3. Manajemen tingkat puncak, yang tugas utamanya adalah untuk membuat perencanaan
strategis (” strategic planning”) bagi organisasi, SIM dapat dikembangkan menjadi apa yang disebut dengan istilah Sistem Pendukung Pengambilan Keputusan (“Decision Support System“ – DSS).

Kegiatan manajemen:
1. Perencanaan strategi (strategic planning), merupakan kegiatan manajemen tingkat atas
2. Pengendalian manajemen (management control) merupakan kegiatan manajemen tingkat menengah
3. Pengendalian operasi (operational control) merupakan kegiatan manajemen tingkat bawah
Perencanaan strategi : proses evaluasi lingkungan luar organisasi, penerapan tujuan (goal) organisasi, dan penerapan strategi-strategi.
4. Proses evaluasi lingkungan luar organisasi : selalu berupa konstan berupa kesempatan pasar, teknologi, tekanan politik, sosial dll. Top Level Management harus pandai mengevaluasi, tanggap tekanan luar dll
5. Penetapan tujuan : apa yang INGIN dicapai organisasi…?
6. Penentuan strategi : Manajemen tk atas menentukan tindakan yg hrs dilakukan oleh organisasi dgn maksud utk mencapai tujuan2xnya.

Organisasi Sistem Informasi:
Sistem informasi di dalam suatu organisasi berada didalam suatu departemen tersendiri, departemen sistem informasi/departemen pengolahan elektronik (Electronic Data Processing) – Manajer SI / controller
- Manajer kantor (office manager), bendaharawan (treasurer), asisten bendaharawan (assistant treasure), sekretaris (secretary) manajer perencanaan / pengendalian (manger of planning and controls) direktur keuangan (vice-president finance)
Informasi :
- Kebutuhan pokok bagi suatu organisasi
- Di ibaratkan sebagai darah yang mengaliri tubuh organisasi
- membawa segala kebutuhan bagi berlangsungnya kehidupan organisasi

Peran Informasi bukan sekedar alat untuk mengembangkan efektifitas maupun efisiensi, melainkan juga sebagai alat langsung di dalam berkompetisi dengan para saingan-saingannya.
Parker (15) memperinci keuntungan dari adanya suatu sistem informasi manajemen yang baik bagi suatu perusahaan ialah:
- Operational efficiency
- Functional effectiveness
- Better service
- Product creation and improvement
- Altering the basis of competition
- Spotting and taking advantage of opportunities
- Client lock in
- Competitor lock-out

Gelombang globalisasi yang terjadi pada masa sekarang mengakibatkan perubahan-perubahan didunia yang sedemikian cepat. Baik dibidang ekonomi, politik bahkan disegala bidang.
Pengembangan suatu Sistem Informasi Manajemen yang baik adalah merupakan kebutuhan yang tak dapat ditawar bagi kelangsungan hidup organisasi.
Organisasi bisa hidup : Sistem Informasi Manajemen yang dapat memberikan informasi dengan cepat, akurat dan andal (terkomputerisasi) – feasible

Siklus Hidup Sistem:
• adalah proses evolusiaoner yang diikuti dalam menerapkan sistem atau subsistem informasi berbasis komputer
• terdiri dari serangkaian tugas yang erat yang mengikuti langkah-langkah pendekatan sistem
• berpola teratur dan dilakukan secara top down
Tahapan Siklus Hidup Sistem
a. siklus hidup pengembangan sistem
- perencanaan
- analisis
- rancangan
- penerapan
b. tahap penggunaan system

Metodologi siklus system:
Menyediakan perangkat yang dapat dipergunakan sepanjang siklus hidup sistem. Terdiri dari antara lain :
• planning toolset : menghasilkan subject area diagram yang mengidentifikasi area utama bisnis
• analisys toolset : mengidentifikasi data yang diperlukan oleh tiap subject area atau memproses model
• design toolset : mendukung kegiatan prototiping dan perancangan layar

Competer Aided Software Engineering (CASE)
Merupakan kategori perangkat lunak yang bertujuan mengalihkan sebagian beban kerja pengembangan sistem dari manusia ke mesin.
Tingkatan CASE
1. Peralatan Case tingkat atas : digunakan eksekutif perusahaan untuk membuat perencanaan strategis
2. Peralatan Case tingkat menengah : digunakan dalam tahap analisis dan rancangan untuk mendokumentasikan proses dan data dari sistem yang lama atau baru
3. Peralatan Case tingkat bawah : digunakan untuk penerapan dan penggunaan untuk membantu programmer mengembangkan menguji dan menjaga kode
4. Peralatan Case terintegrasi : mencakup kombinasi dari semua tingkatan CASE

Kegiatan pengambilan keputusan berkaitan CASE:
• Intelegen : mengamati lingkungan mendari kondisi yang perlu diperbaiki
• Merancang : menemukan, mengembangkan dan menganalisa alternatif yang mungkin
• Memilih rangkaian tindakan tertentu yang ada
• Menilai pilihan-pilihan yang lalu

Struktur permasalahan:
• masalah terstruktur : memiliki struktur pada tahapan intelejen, merancang, dan menilai
• masalah tak terstruktur : tidak memiliki struktur tahapan di atas
• masalah semi terstruktur : hanya memiliki satu atau dua tahapan di atas

Decission Suport System:
• membantu manajer untuk membuat keputusan pemecahan masalah semi terstruktur
• mendukung penilaian manajer bukan menggantikannya
• meningkatkan efektifitas pengambilan keputusan manajer dari efisiensinya

Sistem Pakar:
Adalah kegiatan menyediakan mesin seperti komputer dengan kemampuan untuk menampilkan perilaku yang dianggap cerdas jika diamati pada manusia
Perbedaan DSS dan Sistem Pakar
• DSS hanya routines yang mencerminkan cara yang diyakini manajer untuk memecahkan masalah seperti gaya dan kemampuan manajer, Sistem Pakar menawarkan membuat keputusan melebihi kemampuan manajer
• Sistem Pakar mampu menjelaskan alur penalaran dalam suatu pemecahan tertentu, sehingga kadang penjelasan mengenai pemecahan lebih berharga dari pemecahannya.


References: 

  http://trifergaprassetyosim.blogspot.com/2009/11/contoh-jenis-level-manajemen.html

  http://materionline7tw.blogspot.com/2012/04/apa-itu-data-mining.html






Resume KSI part 4

1.Sistem Informasi Akuntansi
Sistem informasi akuntansi (SIA) merupakan suatu kerangka pengkordinasian sumber daya (data, meterials, equipment, suppliers, personal, and funds) untuk mengkonversi input berupa data ekonomik menjadi keluaran berupa informasi keuangan yang digunakan untuk melaksanakan kegiatan suatu entitas dan menyediakan informasi akuntansi bagi pihak-pihak yang berkepentingan.



Alasan Mempelajari SIA:
1.Karena Informasi sangat dibutuhkan dalam pengambilan keputusan
2.SIA digunakan untuk melakukan kontrol terhadap Aset yang dimiliki organisasi tersebut.
3.Menyiapkan data data keuangan dan non keuangan untuk menjadi informasi yang akurat guna pengambilan keputusan

Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam mempelajari SIA :
1.Bagaimana mengumpulkan data dan mengkaitkannya dengan aktivitas organisasi/perusahaan.
2.Bagaiomana caranya menyalurkan data, informasi sehingga berguna bagi pengambilan keputusan
3.Bagaiaman caranya menjamin realbilitas, keakuratan dan ketcepatan data dan informasi yang disajikan.

Karakteristik SIA:
1.Melaksanakan tugas
2.Berpegang pada prosedur
3.Menangani data secara rinci
4.Berfokus pada historic
5.Menyediakan info pemecahan masalah minimal


2. Sistem Informasi Pemasaran
Sistem informasi pemasaran merupakan subset dari sistem informasi manajemen yang menyediakan informasi untuk memecahkan masalah pemasaran perusahaan. Subsistem input mengumpulkan data informasi yang dimasukkan ke dalam database. Subsistem output terdiri dari program - program komputer yang mengubah data menjadi informasi bagi para pemakai.
Kegiatan intelejen dari sistem informasi fungsional merupakan suatu kegiatan yang etis dan jangan dirancukan dengan spionase industri, yang merupakan suatu bentuk memata - matai.

Subsistem Output Pemasaran
Semua produk dan jasa yang ditawarkan oleh fungsi pemasaran disebut bauran pemasaran (marketing mix), yang mencakup produk, tempat produk itu dijual, promosi, seperti penjualan langsung atau periklanan, dan harga produk.
Untuk tiap output sistem, manajemen memutuskan bahwa informasi tertentu dapat berguna dalam memecahkan masalah pemasaran. Perangkat lunak dikembangkan untuk menyediakan informasi mengenai unsur-unsur bauran pemasaran dengan berbagai cara.


3. Sistem Informasi Manufaktur
Komputer digunakan dalam sistem produk fisik untuk aplikasi seperti Computer - Aided Design (CAD) dan Computer Aided Manufacturing (CAM). Sebagai sistem informasi konseptual, komputer juga digunakan dalam menjadwalkan produksi, mengaturkan persediaan, mengendalikan kualitas produk, dan menyediakan biaya produksi. Semuanya itu diberi nama
Computer Integrated Manufacturing  (CIM).

 
4. Sistem informasi Keuangan
Sistem informasi keuangan dirancang untuk menyediakan informasi mengenai arus uang bagi para pemakai di seluruh perusahaan. Pemakai tersebut terutama adalah para manajer, yang menggunakan informasi itu mengelola sumber daya mereka.
 

Subsistem audit Internal :
Membantu sistem informasi akuntansi dalam menyediakan data dan informasi internal dengan penelitian khusus yang dilakukan oleh auditor internal. Perusahaan – perusahaan besar pada umumnya memiliki staf atau auditor internal yang secara priodik mempelajari sistem konseptual perusahaan untuk memastikan bahwa data dan informasi mereka benar – benar menggambarkan fisik yang  diwakili.

Subsistem Inteligent Keuangan
Mengumpulkan informasi dari elemen – elemen lingkungan yang mempengaruhi arus uang masyarakat keuangan, pemegang saham dan pemilik, serta pemerintah.


Subsistem Output Keuangan
Terdiri dari :
Subsistem Peramalan
Melakukan peramalan jangka panjang 5 sampai 10 tahun kedepan untuk menyediakan dasar bagi perencanaan strategis.  
Subsistem Perencanaan Dana.
Berkaitan dengan arus uang melalui perusahaan
Subsistem Pengendalian.
Menyediakan anggaran operasi tahunan dan kemudian menyediakan informasi umpan balik kepada para manager sehingga mereka dapat memantau biaya aktual dibandingkan dengan anggaran.


5. Sistem Informasi Sumber Daya Manusia
Sistem yang menyediakan informasi mengenai sumber daya manusia perusahaan. 

 

References:

 http://tomdjoke.blogspot.com/2010/12/definisi-sistem-informasi-akuntansi.html

 http://www.google.co.id/url?sa=t&rct=j&q=&esrc=s&source=web&cd=8&ved=0CGMQFjAH&url=http%3A%2F%2Fratriptyas.staff.gunadarma.ac.id%2FDownloads%2Ffiles%2F28074%2FSISTEM_INFORMASI_ORGANISASI.doc&ei=B85lUJXbA4OQrgeFuIDYCQ&usg=AFQjCNEdIlQGqiIlk-XTU7FI9tVWWEjw9g


Tuesday, September 25, 2012

Hp Android memory BESAR, harga MURAH

Kali ini aku bakal share tentang Hp Android apa aja sih yang punya memory internal besar tapi harganya murah. Ok, let’s see my post!


1. Imo Discovey (4gb *nand flash*)

Cek speknya disini: http://m.tabloidpulsa.co.id/artikel/48/4444
Cek videonya disini: http://www.youtube.com/watch?v=gHbTUhby7-A

2. SONY Xperia Tipo (2,5gb)

Cek speknya disini: http://m.tabloidpulsa.co.id/artikel/48/4085
Cek videonya disini: http://www.youtube.com/watch?v=TdXUEXjx5-A&feature=related

3. Samsung Galaxy Pocket (2,2gb)

Cek speknya disini: http://m.tabloidpulsa.co.id/artikel/44/3905
Cek videonya disini: http://www.youtube.com/watch?v=Ks6XDmuGOLQ

4. Samsung Galaxy Mini (1,8gb)

Cek speknya disini: http://m.tabloidpulsa.co.id/artikel/44/4121
Cek videonya disini: http://www.youtube.com/watch?v=rupDNgra-ww

5. LG Optimus L3 (1gb)

Cek speknya disini: http://m.tabloidpulsa.co.id/artikel/44/4088
Cek videonya disini: http://www.youtube.com/watch?v=e7_Jdb4KNbE

Semoga bermanfaat (:

Monday, September 24, 2012

Kenapa sih harus BB ?

Megang bb sambil jalan terus ketawa ketawa sendiri. Atau kalo kamu lagi di restoran, sering lihat nggak orang duduk? terus nggak pesen-pesen makanan malah sibuk mantengin bbnya. Kayaknya itu semua udah bukan pemandangan yang aneh lagi di sekitar kita. Khususnya di Indonesia sih. Kalo aku bilang, "Autis BB". Kali ini aku bakal share tentang alasan "Kenapa sih harus pake BB". Check this post

Pertama: Fitur BBM
BBM yaitu blackberry messanger adalah salah satu kekuatan utama bb. Karena disini adalah tempat kita buat cari temen, dapetin banyak info, sampek dapetin pacar. BBM sendiri fiturnya hampir sama kayak YahooMessanger. Tapi lebih banyak sesuatu yang menarik yang tidak ada di YahooMessanger atau live chatting yang lain.

Kedua: Pengen dibilang Eksis/Gaul
Menurut orang-orang kita, rasanya kalo nggak pake bb itu nggak gaul, nggak update. Itu menurut pandangan orang kita, padahal aslinya ya nggak kayak gitu juga sih. Jadi kadang orang-orang sekarang pake bb itu bukan karena fiturnya, tapi karena pengen dibilang eksis/gaul.

Ketiga: Ngikut tren
Nah ini adalah alasan yang terakhir, "ngikut tren". Banyak orang-orang pake bb, cuman karena ngikutin temennya, ngikutin sodaranya. Pokoknya cuman ngikutin tren lah. Padahal dari semua orang itu, ada beberapa orang yang nggak tau fungsi bb semestinya. Jadi bb cuman dipake buat telpon sama sms. Kan percuma sob, buang-buang duit.

Itu semua alasan kenapa bb sangat menjamur di masyarakat dan ini semua menurut research DyyCollections sendiri sih, nggak tahu kalian sependapat apa nggak. Cuman pengen ngasih tahu aja.

Tugas KSI pertemuan 3



Globe Telecom

 

Masalah yang dihadapi:

Disini sangat terlihat jelas bahwa masalah yang dihadapi adalah ketidakmampuan provider globe telecom di Filipina tidak bisa menguasai pasar.  Dikarenakan mereka tidak tahu sebenarnya apa saja yang dibutuhkan para konsumen saat ini. Serta mereka sangat kurang sekali dalam hal promosi. Oleh sebab itu IBM sebagai perusahaan yang sangat tahu tentang dunia bisnis ikut membantu Globe Telecom dalam menguasai pasar.

Jenis management information system yang digunakan:

Disini yang bisa kita ketahui untuk management information system nya adalah. Bagaimana IBM dapat menginformasikan apa saja yang sedang dibutuhkan konsumen saat ini, serta bagaimana seharusnya sebuah perusahaan mempromosikan produknya . dengan adanya kedua factor itu. Globe telecom dapat sedikit demi sedikit menguasai  pasar.

Beberapa cara yang digunakan dalam MIS diatas adalah:

-       Instrumented Information delivered from the customer handset
                       enables Globe to measure the success of promotional
       activity and ongoing behavior.
-       Interconnected Using SOA to abstract connections between the network
          and IT systems enables Globe to dramatically
          simplify service creation.
-       Intelligent Leveraging information gathered from handsets,
  Globe is able to identify the optimal service promotion.
   for each customer—and the best time to
  deliver it.

Keuntungan yang diperoleh:

Dari beberapa cara yang telah digunakan IBM untuk perusahaan Globe telecom, saat ini keuntungan yang dapat dirasakan adalah. Lebih banyaknya konsumen yang menggunakan layanan dari Globe telecom, serta perlahan-lahan Globe telecom mulai menguasai pasar dan mungkin bisa saja mereka menguasai pasar dalam jangka waktu kedepan.

Info yang diterima oleh setiap level manajemen:

-       Top Management:
Mereka mendapat info bagaimana untuk dapat membuat perusahaannya(Globe Telecom) dapat  menguasai pasar
-       Middle management:
Mereka mendapat info tentang bagaimana produknya itu agar lebih bisa dikenal oleh  para calon konsumen
-       Low management:
Mereka mendapat info bagaimana meningkatkan cara kerja mereka untuk dapat bisa meningkatkan produk itu



References: https://sites.google.com/site/ksi111si/resources